Kok ASI ku ga keluar/produksinya DIKIT ya?

Pertanyaan ini banyak banget dilayangkan ke aku dari tmn2 pejuang ASI.

Yang harus dilakukan kalo aku sih punya senjata kunci pada keberhasilan ASI .. yaitu : NN – Nemplok Nenen heuhueheuheuu..

Dari mulai awal kelahiran, segera NN bayi-Ibu dengan syarat keduanya bugar yaaa.. Kalo ada salah 1 yg sakit yaudah ikutin dl saran nakesnya. Tp inget aja, patologis (keadaan sakit) itu prosentasenya hanya 10-15% .. terburuk 30% deeehhh…

Nah, sisa 70-80% nya fisiologis (normal)… chalange nyah yg normaall doong yaa kitaaa.

Yuk back to the topic, jd segerakan NN dari bayi lahir.. Kita IMD doonngg minimal 60menit.. lanjut setelah dibersiin dengan bener, dan observasi .. bayi harus NN lagi less than 6 hours after birth.. karena, masa2 6 jam kelahiran awal ini bayi rentan dengan hormon stress bayi yg bikin aneh2. Jadi, pada bayi dan ibu bugar tidak ada alasan untuk ga rooming in less than 6 hours after birth biar bisa NN.

Nah, mulai deh tuh NN tiap 2-3jam skali yaaa.. biar ASInya blom kluar cuek ajaa..itu ASI uda ada di PD, tinggal nunggu perangsang yg bisa kluarin n produksi lagi. Yaitu dengan NN

Maintenance terus dengan NN rutin..NN sering..pada bayi newborn terutama, karena ini yg akan bertanggung jawab untuk supply ASI selanjutnya .. inget ya tentang anfislaktasi. Selanjutnya lewat newborn, NN sesuai maunya bayi.

Maintenance selanjutnya, adalah untuk maintenance supply, kalau bayi tidak bersama ibu, ga bisa NN, perah rutin tiap 2-3jam sekali untuk kosongkan payudara sehingga produksi tetap terjaga.

Perhatikan latchOn yang baik, bila ada masalah.. perbaiki, and jangan lupa No DOT and kempeng yooooo… biar ga jadi bingungputing

Pantangan ASI ga banyak, inget ya tentang gizibusui .. pantangannya hanya 4 : Alkohol, Rokok, Narkoba, sama yg terakhir : yg ga disuka sama Ibu .. heuheuheu .. balik lagi ke anfislaktasi, maknya ga hepi..ASInya ngadat.

Kalau pakai obat, konsul2 yah sama dokternya. Ada beberapa obat yang memang bisa nurunin produksi ASI misal KB hormonal atau obat flu yg ada pseudoefedrinnya.

If necessary, u may ask a lactation counselor atau pergi ke klinik laktasi ya.. seperti yang disarankan WHO

Sekian, semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s