HELP Anakku Susah Makan

Hal ini pasti sering terlintas di kepala orang tua.

Bila mengikuti aturan makan dengan yang sesuai orang tua sajikan, karena sudah dihitung dengan pertimbangan kebutuhan gizi yang sesuai dan jadwal makan yang duduk manis di meja makan, ini adalah idealnya ya. Namun kendala yang sering ditemui adalah, anak memilih makanan, tidak suka sayur, tidak betah duduk berlama-lama di meja, maupun menolak makan dan maunya minum susu saja.

Sebetulnya, memang ada masanya anak seiring dengan perkembangannya berusaha menunjukkan ke power-an nya.

Baiklah, ini yang banyak terjadi… sekarang bagaimana cara mengatasinya?.

Yang harus diketahui, gold standard asupan anak adalah :

0-6bulan ASI saja

6 bulan start MPASI, dengan pemenuhan gizi dipenuhi MPASI 30%, ASI 70%

7-8 bulan, pemenuhan gizi dipenuhi MPASI 40%, ASI 60%

9 bulan, pemenuhan gizi dipenuhi MPASI 50%, ASI 50%

Hingga anak 12 bulan, pemenuhan gizi dipenuhi MPASI 70%, ASI 30%. Dimana menyusu (ASI) malam-pagi sudah cukup, seharian anak diberi asupan MPASI tanpa susu, tidak masalah.

ANak 24bulan, pemenuhan gizi dipenuhi 95-100% oleh MPASI dan ASI saja hanya memenuhi 5% dan dapat digantikan snack, sehingga sebetulnya susu mamalia lain tidak ada tempatnya.

Nah, untuk kasus anak maunya minum susu dengan melihat kebutuhan asupan cairan seperti diatas terutama anak usia 1-2 tahun, diatas 2 tahun apalagi, kita batasi susunya. Ajarkan anak rasa lapar, sehingga anak tidak kenyang dengan susu saja yang lebih mudah diasup, tanpa mengunyah, dan mungkin anak juga mendapatkan kenyamanan di fase oral.

Pancing anak untuk mau mencobanya dengan cara contohkan anak makan, dengan mengajaknya makan bersama keluarga. Lalu sodorkan berbagai makanan yang ada dirumah. Lama kelamaan, anak akan tertarik dan mau mencoba. Ada case yang bernama neophobia atau syndrome terhadap hal baru termasuk makanan. Dan cara ini cukup berhasil dalam memberikan kepercayaan dan membantu anak untuk mau mencoba.

Semakin besar, anak semakin mengerti akan rasa dan selera. Beberapa lebih suka manis, lebih suka gurih, lebih suka tekstur kasar, tekstur creamy, seperti itu. Selayaknya kita yang dewasa. Cara kita mengetahuinya yang mana yang disuka anak adalah dengan memberikan anak segala macam makanan. Sayur, mashed potato, daging cincang, buah potong, dan lain-lain. Bila anak sudah menemukan makanan yang disuka, tentunya anak akan lebih mudah dan lahap.

IMG02228-20130624-1644

Hargailah pilihan makanannya selama masih memenuhi kebutuhan gizi yaitu karbohidrat, lemak, protein nabati, hewani, serat, dan mineral. Misalkan kita sebagai orang Indonesia yang selalu makan nasi, namun anak tidak terlalu suka nasi, tidak masalah. Karbohidrat anak dapat diganti dengan roti, kentang rebus, cereal, dan lain-lain.

Sajikan hidangan dengan tampilan menarik anak. Terutama bila sesuai dengan hal yang disuka sama anak. Contoh : coba sajikan makanan dengan bentuk seperti badut, dimana brokoli untuk rambut, nasi untuk muka, potongan telur untuk mata. Atau makanan disajikan dalam bentuk yang disukai seperti potongan pudding berbentuk mobil-mobilan.

Berikan makan dalam porsi kecil namun sering dengan waktu singkat misalkan maximal setengah jam saja atau beberapa suap saja. Pada banyak anak dengan ukuran pencernaan yang mungkin lebih kecil, sistem ini dapat berhasil. Dan juga tidak membuat anak menjadi bosan akan makan karena orangtua memberikan target porsi yang harus dihabiskan, namun makan bisa memakan waktu hingga 2jam. Jadi yang harus dilakukan adalah, berhenti bila anak makan sudah mengemut, atau tidak mau lagi setelah beberapa suap. Dan coba berikan lagi dalam jarak waktu 1-2jam kemudian. Makan lagi beberapa suap hingga anak menolak, lalu berhenti. Begitu terus, sehingga target asupan yang diinginkan diharapkan tercapai dan anak tidak merasa stress akan waktu makan. Contoh variasi pemberian makan sedikit tapi sering pada anak 24m : jam 12.00 makan nasi saja 10 suap, jam 13.30 makan telur saja 2 butir sebagai protein, jam 15.00 makan bakso saja 4 butir dari sup, jam 16.30 makan wortelnya saja 5 potong, jam 17.00 makan agar, begitu seterusnya. Sampai kebutuhan harian akan karbohidrat, protein, lemak tercapai.

Bila sudah tidak berhasil sama sekali, menurunkan standard sedikit akan kebiasaan makan boleh juga sesekali dilakukan. Misalkan, kita mendidik anak untuk duduk manis saat makan. Dalam kondisi ini, berikan anak sedikit keleluasaan saat makan sambil bermain misalkan, atau sambil dibacakan buku dapat juga membantu. Sehingga mungkin kondisi anak yang bosan saat makan, menjadi teralihkan. Namun tetap tidak disarankan anak sambil melihat tv dimana banyak promosi akan makanan manis dan kurang baik tersaji disana.

Saat kita sebagai orangtua sudah mengenali selera anak akan makanan, dan anak juga sudah mengerti akan salah satu kedisiplinan pertahanan hidup adalah dengan makan, susah makan akan berlalu.

Semoga Bermanfaat

18 thoughts on “HELP Anakku Susah Makan

  1. Anak aq shera 10m gak mw makan sm sekali, hnya ASI aja. Awaly aq ASI smp 6m, slnjty MPASI lancar, saat usia 7m2w shera kena campak slma 2w. Slma kena campak gak mw makan hny ASI saja. Eehhh malah smp skg (10m) ASI trs. D ksi makan sll d keluarin lg. Buah jg bgtu. Dari bubur buatan sndiri smp bubur bli ttp aja gak mw. BB hny 7, 8kg. Gmna caray ya Dok biar shera mw makan lg?

  2. Suka sekali sama postingan yang ini dok🙂

    Terima kasih ya idenya untuk kasih makan sedikit tapi sering, will try😀 anak saya termasuk yang porsi makannya gak bisa banyak. Kayanya bakal efektif pake cara tsb

  3. Wuaahhh pas bangettt ni artikelnya dokkk…
    Anakku 16M semenjak saya uda ga kerja lagi,pinginnya nenen terus. Maem jadi berkurang.. Kalo saya ajarkan rasa lapar dgn ga mau berikan dia nenen diganti tempe goreng atau kentang goreng kadang nangis dok… Itu gimana ya dok baiknya? Kadang kita sbg ibu liat sia nangis jadi melelehh…
    Trimakasi ya dok :* kecup

    • Hehehhe iya.. aga serba salah ya melihat anak nangis gitu bikin hati meleleh. Tapi ya harus kuat, kalau gak..tetep dikasi nenen tp setelah si kecil makannya terpenuhi atau kasi porsi kecil dan sering agar walau diseling nenen tapi nutrisi tetap tercukup. Good luck ya, selamat mencoba

  4. Malam dokter,

    Ternyata memang butuh sabar banget ya ngajarin anak makan. seminggu awal mam anak saya sering banget muntah pas dsuapan pertama, sampe mbahnya g ngebolehin makan karena kasian smua asi yang udah diminum sejam ato dua jam sebelumnya ikut dimuntahin semua. Skrg alhamdulilah sudah bisa makan 3-5 suap masuk, klo sudah keliatan dia mau muntah langsung berhenti proses makannya. karena makannya tidak banyak jadi saya akalin makannya 3 x dengan porsi kecil (1porsi 1sendok makan), walopun tiap makan g habis😦. yang jadi pertanyaan saya dok, berapa banyak seharusnya mpasi yang diberikan ? klo melihat penjelasan diatas 30% mpasi 70% asi. Anak saya saat ini usianya 6m15d dengan berat 8,5 kg. Jadi kira2 brp banyak ya dok kebutuhan mpasi dan asi anak saya? terimakasih penjelasannya.

    • Hai ibu,
      Anak usia 6 bulan adalah MPASI kira-kira 2-3 sendok makan sekali porsi dimana bertahap hingga @125cc setiap meal. Porsinya 2x makan. SIsanya ASI saja yaitu menyusu langsung (tidak bisa diukur) namun bila ibu bekerja, ASIP adalah 15-20cc/kgBB/x minum/2 jam sekali.
      Semoga membantu

  5. Dear dokter,

    Anak saya semenjak Mpasi makannya suusaah sekali, awal mpasi dihari pertama dia seperti antusias, dihari berikutnya mulai susah krn tenggorokannya radang. Dan selama 2 minggu dia hanya ingin Menyusu terus. Tp sy tetep kasih mpasi walopun cm berapa suap. Diminggu 3 & 4 mpasi berjalan tdk mulus, kadang lahap kadang cm berapa suap mulutnya sudah ditutup. Masuk usia 7 bulan giginya tumbuh, 2 minggu dia makin susah makan dan nyusu. Minum ASIP maunya disendokin. Dan sekarang masuk usia 8 bulan makannya juga masih susah, paling banyak 5 sendok makan bayi yg kecil, kira2 1 sdm dewasa. Menu sudah sy ganti2, smp bubur instan jg sdh dcoba tp makannya g pernah banyak. frekuensi pemberian Makan sudah dibuat sering, tapi malah disembur2. Tapi klo sy lagi makan dia suka pengen, kdg sy cicipi sedikit eh minta lg. Misal sy makan bakwan jagung, dia pasti liatin dan pengen. Klo dsuap dia minta lagi. Yang menjadi pertanyaan sy bolehkah bayi usia 8 bulan, sesekali makan makanan org dewasa yg pasti ada gula dan garam ? Bagaimana caranya agar nafsu makan anak sy bisa bertambah Agar nutrisi dia tercukupi, sy sdh coba untuk mengurangi frekuensi nenennya tp tetap saja dia tdk bs makan banyak, paling banyak 2 sdm dewasa. Mohon masukannya bu dokter. Makasih

    • Hai Ibu,
      Hehe.. kasi makan anak emang tricky ya. Hmm, anak itu maunya mencontoh (jadi usahakan kl makan bareng keluarga). Trus anak juga ga mau makannya beda.. jd gini ngakalinnya : masakannya sama dengan yg kita (keluarga dewasa) makan. Namun ya sebaiknya ga gula-garam sampai 12bulan.
      Contoh :
      1. mau masak sop , sebelum di garemin, dipisahin 2 mangkuk buat si kecil, sisanya baru digaremin. Nah bentuknya sama kan, si kecil bisa liat, cuma kl unt si kecil ya di lumat dikit.
      2. mau bikin bakwan goreng, 2-3 sendok adonan sebelum di garamkan buat si kecil. Sisanya buat yang dewasa. Sama juga kaya diatas, bentuknya mirip kan ya..jd dia mau mencoba.
      3. Taruh makanannya 1 piring sama makanan kita, dan pura-pura nya kita makan yang sama dengan si kecil
      hehehhe.. ini sih hanya cara2 saja.. semoga membantu ya

  6. Pingback: Kesehatan Si Kecil Optimal Saat Musim Pancaroba | drmaharanibayu

  7. Dear dokter,
    Anak saya ko susah sekali ya makannya. Skrg udah usia 17bln maunya itu nenen terus, bisa makan sehari 1 kali dengan beeberap suap saja rasanya bersyukur. Menu sdh divariasi tp tetap menolak. Puding mau tp paling cm 2 suap. Dikasih vit penambah nafsu makan jg kadang mau kadang enggak. Gmn ya dok solusinya ? Saya agak kuatir krn badannya makin kurus krn asupan nutrisinya kurang sedangkan dia anak yg aktif tdk bs diam. Moho masukannya dokter.
    Terimakasih

  8. senang sekali baca artikel ini..
    Anakku 13 bulan,awal makan MPASI 6-7 bln gampang sekali,mulai 8-sekarang mulai susah..
    Awalnya harus variatif dlm menu,tapi lama kelamaan mulai bosan..
    Susu smp srkarang msh 2-3 jam sekali,bahkan sehabis makan dia msh mnt susu..
    Kalaupun mau mkn,kadang hanya nasi putih saja😦 tergantung maunya dia..
    Untungnya buah sama sekali tdk ada masalah..
    Saya smp bingung hrs pakai cara apalagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s