Posisi Cross Cradle Untuk LatchOn/Perlekatan Menyusui Ok

Saat menyusui diawal kelahiran usia bayi, ada cara yang harus dilakukan untuk mendapatkan latchOn optimal. Sehingga bila perlekatan benar didapatkan, bayi dapat memerah ASI dengan optimal, dan ibupun menyusui dengan nyaman karena terhindar dari lecet/luka pada puting.

Untuk menyusu awal, dan mendapatkan perlekatan yang baik, dari berbagai macam posisi yang ada saat menyusui, posisi cross cradle adalah yang direkomendasikan. Hal ini sangat efektif untuk memasukkan areola seoptimal mungkin kedalam mulut bayi, karena prinsip menyusu yang merupakan “lidah perah areola” bukan hanya sekadar menghisap putting.

Sebagai bayangan awal, ini merupakan posisi cradle

cradle hold

cradle hold

Nah, posisi cross cradle artinya, bayi menyusu di PD kanan, namun tangan ibu yang menyangga adalah dengan tangan kiri, atau sebaliknya.

Langkah ini dilakukan, agar ibu dapat lebih mengkontrol dan membantu untuk memasukkan areola seoptimal mungkin kedalam mulut bayi.

cross cradle tampak depan

cross cradle tampak depan

Langkah berikutnya,

1. Jari telunjuk dan ibu jari membentuk huruf C untuk mengecilkan arela menjadi sejajar dengan mulut bayi

2. Puting di oleskan ke hidung dan philtrum (cekungan diatas mulut bayi) agar bayi membuka mulutnya lebar

3. bersamaan, masukkan areola kedalam mulut bayi dan dorong bayi maju untuk mendapatkan areola

mengecilkan areola dengan cross cradle

mengecilkan areola dengan cross cradle

Setelah mendapatkan perlekatan yang baik, baru letakkan tangan kanan ibu dibawah badan bayi sebagai penyangga, dan kembali pada posisi cradle.

Bila perlekatan lepas, lakukan kembali langkah awal menggunakan posisi cross cradle

cradle hold dari sisi samping

cradle hold tampak samping

Semoga membantu and selamat menyusui

 

 

3 thoughts on “Posisi Cross Cradle Untuk LatchOn/Perlekatan Menyusui Ok

  1. Dok, PD kanan saya sudah beberapa hari ini terasa sakit bila setelah menyusui. Kalau saya lihat sih seperti ada asi yg tersumbat pada putingnya. Rasanya nyut2an banget dok kalo abis menyusui, terkadang saya sampai menangis menahan sakitnya. Solusi nya bagaimana ya dok? Kalau saya pakai salep kamillosan apakah berpengaruh dok? Terima kasih

  2. Pingback: Dinas Luar Kota | drmaharanibayu

  3. Pingback: Menyusui Dengan Puting Datar/Tenggelam | drmaharanibayu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s